BENTUK DAN STRATEGI PEMBINAAN WARGA JEMAAT DEWASA

Authors

  • Riniwati Riniwati STT Simpson

Keywords:

Pembinaan warga jemaat, gereja, pendidikan

Abstract

Gereja adalah lembaga yang memiliki organisasi. Tetapi lebih dari itu, bahwa gereja adalah komunitas orang percaya. Sesuai dengan perintah Allah dalam Matius 28:18-20, setelah menjadi murid Kristus, dibaptis, kemudian murid Kristus harus mendapatkan pengajaran, baik itu mengenai doktrin iman Kristen, mengenai bagaimana pola hidup Kristen, dan sebagainya. Pengajaran tersebut memiliki tujuan bahwa orang Kristen harus mengalami perubahan, baik itu secara rohani dan karakter. Dengan demikian orang percaya dapat menajdi saksi bagi orang lain, seperti yang dikatakan dalam 1 Petrus 2:9-10 bahwa, “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia yang telah memanggil kamu keluar dri kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib.” Untuk mencapai hal tersebut memerlukan proses belajar. Dalam hal ini, gereja memiliki tanggung jawab, yaitu memberikan pembinaan atau pendidikan kepada warga jemaat. Membina warga jemaat memerlukan perencanaan yang baik. Seorang Pembina harus mengetahui kebutuhan dari jemaat, tantangannya, bentuk pembinaan dan strateginya. Sehingga pembinaan tersebut dapat berjalan dengan efektif. Dengan demikian tuan pembelajaran dapat dicapai.

Published

2016-11-15